Techie24 May, 2006 8:11 am

Akhir-akhir ini Aku dapat informasi kalau ada penyedia jasa VoIP yang menggantikan VoIP Merdeka, yaitu VoIP Rakyat. Agak penasaran juga, Aku coba akses site di VoIP Rakyat - free communications for people.

Internet Telepon VoIP untuk pribadi dan non-komersial adalah legal dan tidak membutuhkan izin dari pemerintah. Tulisan ini akan memfokuskan pada referensi pengalaman membuat VoIP Rakyat yang legal tanpa izin pemerintah, tanpa Bank Dunia maupun IMF yang dapat menelepon dan ditelepon ke maupun dari PSTN atau seluler di Indonesia secara legal tanpa tuduhan korupsi yang berakibat pada penyidikan polisi.
Aplikasi VoIP Rakyat merupakan pengganti teknologi VoIP H.323 yang lima tahun lalu dioperasikan di VoIP Merdeka. VoIP Rakyat (http://www.voiprakyat.or.id) dikembangkan oleh rekan-rekan di ICT Center Jakarta, tepatnya di SMK Jayawisata, Kalimalang, Jakarta Timur, yang diarsitekturi oleh rekan Anton Raharja dan banyak guru dan murid SMK. VoIP Rakyat menggunakan teknologi Session Initiation Protocol (SIP) yang jauh lebih baik dari H.323. Diskusi detail teknologi VoIP Rakyat dilakukan di voipmerdeka@ yahoogroups.com

Anda tidak hanya dapat berkomunikasi gratis antarnomor VoIP seperti dulu di VoIP Merdeka, tetapi juga dapat ditelepon gratis dari Telkom atau seluler dengan nomor resmi dari Amerika Serikat dan Inggris maupun menelepon ke Telkom dengan biaya yang hanya Rp 105 per menit. Semua legal, semua bebas, semua merdeka.

Hohoho… kedengarannya menarik :)

Personal17 May, 2006 7:23 am

Sudah 2 hari ini KRL bermasalah terus (kemarin malam & tadi pagi). Anehnya selalu di stasiun Citayam.
Alasannya : tidak ada aliran listrik dari PLN, tapi lampu dalam KA masih nyala. Bikin kesel aja…

Personal16 May, 2006 4:17 am

Kemarin (15 Mei 2006), Aku mulai kuliah malam. Capek juga, setelah kerja seharian harus kuliah lagi malemnya. GPP, demi masa depanku. Laper, keringetan, pegel2 bercampur jadi satu :) .

Personal1 May, 2006 11:55 am

Ini hari pertamaku masuk kantor. Udah rapih dari rumahemoticon, berangkat jam 6.30. Gak masalah sewaktu perjalanan ke stasiun, kecuali angkot yang ngetem lama banget emoticon.

Sampai di stasiun jam 7. Masih sempet beli Abunemen KA ekonomi. Gak dapet duduk, tapi bisa nyender.

KA jalan, sebelum statsiun Depok Lama mogok emoticon selama 1 jam. Setelah 1 jam, KA bisa jalan sampai ke Manggarai (seharusnya KAnya sampai di stasiun Tanah Abang :( ). Aku harus nyari Angkutan alternatif supaya bisa nyampe kantor.

Setelah tanya kanan-kiri, Aku harus naik 502 supaya bisa sampai ke Stasiun Tanah Abang. Dari sana, Aku naik angkot 03 ke kantor.

Aku sampai kantor setelah jam 11 (itu pun karena Kopajanya ngetem).

Demo Hari Buruh, ngambil dari Kompas Cyber MediaDi jalan Aku lihat barisan para Buruh yang mau demo di Bunderan HI. Hari ini ternyata adalah peringatan Hari Buruh Internasional. Para buruh mengadakan demo besar2an di Bunderan HI untuk memprotes revisi revisi UU no. 13 tahun 2003. Alhamdulillah, gak ada masalah sewaktu mereka lewat.

Aku berangkat ke stasiun Cikini sekitar jam 1 siang. Karena harus lewat jalan Sudirman lagi, agak deg2an juga waktu lihat barikade polisi sepanjang jalan. Alhamdulillah, kopaja yang Aku naiki gak terhalang pawai demo para Buruh.

Sore harinya hujan deras banget. Jadi kepikiran..