
Eragon - anak petani berusia lima belas tahun - terkejut ketika menemukan batu biru mengkilap di kawasan pegunungan Spine. Eragon membawa batu itu ke pertanian tempat ia tinggal bersama pamannya, Garrow dan sepupunya Rowan. Garrow dan almarhumah istrinya, Marian, yang membesarkan Eragon. Tak ada yang tahu soal ayahnya; ibunya, Selena, adalah saudara Garrow dan tidak pernah terlihat lagi sejak Eragon lahir.
Beberapa hari kemudian, batu itu menetas dan muncullah bayi naga. Ketika Eragon menyentuh anak naga berjenis kelamin betina itu, di telapak tangannya muncul tanda berwarna keperakan (disebut gedwëy ignasia atau telapak kemilau dalam bahasa kuno), dan terbentuklah ikatan tak terputuskan di antara pikiran mereka, membuat Eragon menjadi salah satu Penunggang Naga yang legendaris. (diambil dari Sinopsis Eragon Buku Satu Warisan).
Aku beli buku ini di stasiun UI. Sebenarnya pengen baca Narnia, tapi habis euy
. Aku lihat ada buku ini & lanjutannya (Eldest, Yang Pertama). Bukunya tebel juga (walaupun masih kalah dari Harry Potter 6
). Aku baca dalam seminggu udah selesai dua2nya
.
Secara umum, ceritanya masih lebih ringan daripada LOTR, tapi bikin penasaran (atau Akunya yang pengen tahu lanjutannya
).
Aku saranin untuk baca ini buku. Bahasanya gak berat, tapi bukunya berat buat dibawa2
.

keren banget.gw baca baru sekali langsung ngulang lagi. pengen cepet-cepet baca yang ke 3.
Comment by wibisono cahyo — 21 July, 2006 @ 7:52 am
ni novel keren banget. gw dah nungguin lama buku kie tiganya keluar kalo dah keluar kasihtau ya
Comment by wibisono cahyo — 21 July, 2006 @ 8:18 am