Personal, Book28 March, 2006 11:19 am

Cover depan Eragon

Eragon - anak petani berusia lima belas tahun - terkejut ketika menemukan batu biru mengkilap di kawasan pegunungan Spine. Eragon membawa batu itu ke pertanian tempat ia tinggal bersama pamannya, Garrow dan sepupunya Rowan. Garrow dan almarhumah istrinya, Marian, yang membesarkan Eragon. Tak ada yang tahu soal ayahnya; ibunya, Selena, adalah saudara Garrow dan tidak pernah terlihat lagi sejak Eragon lahir.

Beberapa hari kemudian, batu itu menetas dan muncullah bayi naga. Ketika Eragon menyentuh anak naga berjenis kelamin betina itu, di telapak tangannya muncul tanda berwarna keperakan (disebut gedwëy ignasia atau telapak kemilau dalam bahasa kuno), dan terbentuklah ikatan tak terputuskan di antara pikiran mereka, membuat Eragon menjadi salah satu Penunggang Naga yang legendaris. (diambil dari Sinopsis Eragon Buku Satu Warisan).

Aku beli buku ini di stasiun UI. Sebenarnya pengen baca Narnia, tapi habis euy :( . Aku lihat ada buku ini & lanjutannya (Eldest, Yang Pertama). Bukunya tebel juga (walaupun masih kalah dari Harry Potter 6 :) ). Aku baca dalam seminggu udah selesai dua2nya :) .

Secara umum, ceritanya masih lebih ringan daripada LOTR, tapi bikin penasaran (atau Akunya yang pengen tahu lanjutannya :) ).

Aku saranin untuk baca ini buku. Bahasanya gak berat, tapi bukunya berat buat dibawa2 :)

Music 10:25 am

Hatiku bimbang dengan tetap pikirkanmu
Selalu-s’lalu dalam hatiku
Kumelangkah sejauh apapun itu
Selalu kau didalam hatiku
aah…..aa

Ku berjalan-berjalan memutar waktu
Berharap temukan sisa hatimu
Mengertilah ku ingin engkau begitu
Mengerti kau didalam hatiku

Reff :
Tak Bisakah kau menungguku
Hingga nanti tetap menunggu
Tak Bisakah kau menuntunku
Menemani dalam hidupku

Ku berjalan-berjalan memutar waktu
Berharap temukan sisa hatimu
Mengertilah ku ingin engkau begitu
Mengerti kau didalam hatiku

Jangan Kau mencari hidupku
Kemana Kau tau isi hatiku
Tunggu sejenak aku disitu
Jalanku jalan menemukanmu

Reff 2x

oOO

Tak Bisakah kau menungguku
Hingga nanti tetap menunggu
Tak Bisakah kau menuntunku
Menemani dalam hidupku

Personal27 March, 2006 4:26 am

Aku, Slump, Baim & Yuchib

Akhirnya Aku di wisuda juga emoticon. Akhirnya Aku bisa mencapai hal yang tidak bisa dicapai ketika kuliah di Bandung emoticon. Gak apa2, ambil pelajaran dari sana & jangan sampai terulang lagi emoticon.

Deg2an juga waktu tahu dapat Wisuda shift pagi, maklum tempat wisudanya di Balai Sidang Jalakrta (atau JCC), daerah Senayan yang kalau pagi macet banget karena orang2 mau berangkat kerja. Berangkat dari Pondok Gede jam setengah 7, supaya gak kena macet di Tol Jagorawi, lewat jalan Tol dari Cikampek. Macet banget, agak deg2an takut gak nyampe tepat pada waktunya. Alhamdulillah, sampai di JCC jam 7.45-an. Tempat parkir mulai penuh, tapi alhamdulillah dapet deket  pintu masuk gedung. Langsung siap2 untuk masuk tempat acara. Sempet foto2 dengan keluarga yang menyempatkan datang.

Masuk tempat acara jam 8an, duduk nunggu mulai acara. Ternyata kalau pagi ada orasi ilmiahnya (sempet ketiduran, maaf ya pak emoticon). Wah.. ternyata banyak juga temen2 4IA01 yang wisuda bareng. Aku lihat Christian, Ayunitri, Yumna, Ida, Warisni, Christie, Cindy, Wirda, Baim, Charles, Robert, Yuchib, Rikih, Heru, Dony, Desy, Akmal, Adi Vlado, Ririn. Apalagi yang dari kelas lain. You’re the best emoticon.

Selesai acara sekitar jam 1 siang. Aduh, laper nih (Wisudawan gak dapet konsumsi emoticon). Temen2 ngajakin foto2 bareng, tapi tante Haryati udah ngajakin jalan ke Mangga 2 (sekalian makan2 & nunggu pesawat). Rencananya foto2 bareng nanti tanggal 1 April (masih belum tahu mau di mana).

Personal, Techie13 March, 2006 3:58 am

Setelah nyoba di blogspot, Aku nyoba blogging dengan extension Performancing for Firefox. Hasilnya bisa kalian lihat sendiri :) . Tidak jelek kan??

Personal11 March, 2006 5:19 am

Tanggal 20 Maret nanti ibuku, eyang putri, dan kedua tanteku mau pergi mengunjungi adikku yang mau wisuda S2 di Jepang. Persiapan udah dilakukan dari jauh hari, mengumpulkan uang untuk beli tiket pesawat, fiskal, dll. Sekarang sedang mengurus vis kunkungan keluarga di kedutaan besar Jepang di Jl. Sudirman, Jakarta.

Dokumen yang harus disiapkan :

  • Passpor.
  • Fotocopy KTP (Kartu Tanda Penduduk).
  • Formulir Permohonan Visa
  • Pasfoto berwarna terbaru (dalam 6 bulan terakhir), ukuran 4,5 cm x 4,5 cm.
  • Bukti pemesanan tiket pesawt pergi-pulang (sebenarnya di webnya disebut pulang-pergi, tapi bagaimana bisa pulang kalau belum pergi?
  • Surat Undangan.
  • Dokumen yang membuktikan hubungan keluarga antara Pengundang dengan orang yang diundang.
  • Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan.

(diambil dari Visa Kunjungan Sementara untuk Kunjungan Keluarga di Web Kedutaan Besar Jepang di Indonesia).

Masalahnya ada di Dokumen yang membuktikan hubungan keluarga antara pengundang dengan yang diundang. Kalo ibuku sih gak ada masalah, tinggal kasih lihat kartu keluarga atau akte kelahiran. Untuk eyang dan tante2ku agak repot.

Mereka harus ngirim dokumen2 seperti surat nikah, KTP, Ijazah, dsb. Repot banget, karena harus ada 1 orang yang stand-by jaga di rumah, kalau2 ada pengantar paket yang datang. Mudah2an visanya cepet bisa selesai & disetujui karena tanggal keberangkatan udah dekat.

Update :

Alhamdulillah emoticon, visanya udah keluar. Senin nanti (20 Maret 2006), berangkat pake pesawat jam 06.30 pagi.